
Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas) MTsN 2 Sungai Penuh Dodi Hendra, S.Pd.I tengah membuat perangkat pembelajaran baru pada Selasa, 21 Oktober 2025, di ruang guru. Inisiatif ini dilakukan dengan merevisi Kurikulum Merdeka yang sebelumnya diterapkan di madrasah tersebut. Revisi kurikulum ini tidak hanya memfokuskan pada penguatan aspek kognitif, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam proses belajar mengajar.
Kurikulum berbasis cinta ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih positif dan mendukung perkembangan karakter siswa. Dengan penekanan pada nilai-nilai cinta, madrasah ingin membangun lingkungan yang mendorong siswa untuk saling menghargai, peduli, dan memiliki empati terhadap sesama.
Langkah pengembangan kurikulum ini diambil sebagai respons atas kebutuhan pembelajaran yang lebih holistik di lingkungan pendidikan. MTsN 2 Sungai Penuh menilai bahwa pendekatan berbasis cinta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa serta membentuk karakter yang lebih baik. Dengan demikian, proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kepribadian dan sikap sosial siswa.
|
54x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Sungai Penuh dan Sekitarnya
Memuat tanggal...